5 Alasan Penting Alokasi Keuangan Untuk Dana Darurat

Sejak kecil kita amat jarang diajarkan tentang menyiapkan atau menyisihkan dana untuk kebutuhan dana darurat. Apa sih sebenarnya dana darurat itu? Dana darurat adalah dana yang bisa digunakan saat kita tidak punya pemasukan untuk kebutuhan harian. Misalnya karena kondisi sakit, kecelakaan, atau akibat di PHK.

Umumnya bagi mereka yang memang butuh dana saat tidak punya dana darurat, dengan memanfaatkan kredit cepat. Tentu kita juga tahu bahwa yang namanya kredit ada beban bunga yang harus dibayarkan. Oleh karena itu, selagi masih ada penghasilan, ada baiknya mulai mengalokasikan untuk pos dana darurat.

Beberapa alasan ini akan memperkuat kamu menyiapkan dana darurat, paling penting bagi yang sudah berkeluarga atau memiliki tanggungan.

1. Mempersiapkan menghadapi kondisi tersulit

Dana darurat akan sangat bermanfaat dalam kondisi yang tidak bisa dibayangkan sebelumnya. Misalnya gara-gara konflik di desa, serangan teroris, atau bahkan kondisi perang. Tentu, kemungkinan terburuk ini bisa saja terjadi pada siapapun. 

Supaya kelangsungan hidup bisa terus dilanjutkan, harus ada dana darurat yang bisa digunakan untuk bertahan. Bagaimanapun dalam kondisi genting sekalipun, tetap harus punya pegangan, dari mana lagi kalau bukan dari dana darurat. Maka, baiknya dana darurat disimpan dan bisa digunakan kapan saja. Tidak dalam bentuk instrumen investasi yang sulit dicairkan atau digunakan pada saat itu juga.

2. Memberikan rasa aman dan ketenangan di masa depan

Orang-orang yang punya dana darurat akan hidup lebih aman dan tenang. Ibarat sedang menyetir sebuah kendaraan, tentu akan lebih tenang jika sudah tahu bahwa mobil memiliki ban cadangan. Seperti itulah kondisi orang yang punya dana darurat. Jadi, kemanapun pergi, akan merasa aman dan tenang karena sudah punya dana darurat yang siap sedia bisa digunakan dalam kondisi penting. 

3. Menyelamatkan kebutuhan pokok keluarga saat ada kendala 

Bagi yang sudah berkeluarga, tentu akan ada perasaan was-was saat tidak punya pekerjaan. Mau bisa makan dari mana jika tidak punya penghasilan. Nah, saat kondisi demikian, dana darurat lah yang bisa menyelamatkan. 

Meskipun memang hanya bisa bertahan dalam jangka waktu tertentu, tetapi dana darurat bisa dipersiapkan sejauh yang memang direncanakan. Apakah memang di setting untuk bisa mengcover kebutuhan dalam satu semester, satu tahun, atau bahkan lebih. 

Menurut beberapa pakar keuangan, paling ideal orang yang sudah punya keluarga memiliki dana darurat yang cukup untuk membeli kebutuhan pokok selama satu tahun bahkan lebih. Sementara bagi yang masih lajang, paling tidak dana darurat itu bisa membeli bahan-bahan kebutuhan pokok paling singkat tiga bulan dan paling lama selama enam bulan.

Perkiraan jangka waktu tersebut adalah jangka waktu paling lama sehingga seorang tulang punggung keluarga bisa mendapatkan pendapatannya kembali seiring waktu berjalan. 

4. Bisa dimanfaatkan saat ingin pindah pekerjaan atau profesi 

Meskipun tak banyak yang tahu atau berani menggunakan dana darurat di saat ingin alih profesi, sebenarnya sah-sah saja menggunakannya. Benar, dana darurat bisa saja dipakai ketika kita ingin memulai membangun usaha. 

Di saat usaha belum bisa mendapatkan keuntungan, keluarga tetap tidak kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya setiap bulan. Dengan harapan bahwa usaha yang dijalankan bisa segera memberikan keuntungan sehingga dana darurat tidak habis atau terpakai seluruhnya. 

5. Memberikan kepastian di masa tersulit

Selain itu, dana darurat juga memberikan kepastian di masa-masa sulit. Sehingga, kita bisa tetap fokus mencari pekerjaan atau bahkan mencari penghasilan baru. 

Jika kondisinya tidak seperti yang diperkirakan. Sebenarnya ada cara lain yang juga bisa jadi alternatif. Misalnya seperti memanfaatkan kredit cepat dari pinjaman online untuk kebutuhan darurat saja.

Pilihan ini pun tetap harus bijak, sesuaikan dengan kemampuan finansial. Agar tidak terjebak pada pinjaman online abal-abal atau ilegal. Cari yang jelas nama dan legalitasnya lewat OJK. Salah satu rekomendasinya, misalnya seperti Kredivo. 

Kredivo adalah salah satu pinjaman online yang sudah cukup lama dan pastinya terdaftar di OJK. Kenapa harus Kredivo? Kredivo punya bunga paling rendah hanya 2,6% saja per bulan. Dengan biaya admin sebesar 6% yang akan dipotong di awal, kamu tidak perlu repot menyiapkan uang muka untuk pinjaman tunai. 

Selain itu, Kredivo bisa dipakai buat belanja online di berbagai marketplace maupun mitra yang sudah bekerja sama. Buat belanja dengan metode pembayaran dicicil tidak ada biaya admin, hanya perlu bayar bunga dan pokok pinjamannya dengan pilihan tenor 3,6 sampai dengan 12 bulan. Fleksibel banget kan? 

Nah, jika tertarik daftar, pelajari dulu dengan lengkap semua syarat dan ketentuannya yang bisa dilihat dari situs resmi Kredivo.id. Di situs itu, kamu bisa mendapatkan berbagai informasi secara transparan. Tidak ada yang ditutupi sehingga debitur bisa paham risiko dan keuntungannya.