Product Manager: Mengenal Tugas, Hard Skill dan Soft Skill yang Wajib Dimiliki

Tugas dan Skills Product Manager yang Perlu Dimiliki

Pada kenyataannya technical atau hard skill yang harus dimiliki product manager berbeda-beda dan bergantung pada produk yang akan digarap nantinya. Karena pada kenyataannya hard skill tidak wajib dan merupakan hal terpenting yang perlu dipahami oleh setiap product manager.

Namun, secara teknis akan menjadi nilai tambah untuk membantu Anda berkomunikasi dengan pengguna dan tim pengembangan. Nah, ada beberapa keterampilan yang menurut akan membantu mempermudah pekerjaan seorang manajer produk, seperti berikut ini:

Hard Skill Produk Manager

  • Internet Marketing

Di era serba digital ini, hampir semua pemasaran produk dilakukan melalui internet marketing. Apalagi ketika Anda bekerja di sebuah perusahaan teknologi, tentunya kita harus berhadapan dengan internet marketing dan menguasainya. Jadi, tentu saja memahami internet marketing akan sangat membantu bagi semua product manager.

  • Strategic Thinking

Sebagai product manager, Anda perlu memahami produk yang sedang dikembangkan. Jadi jika Anda memiliki pemikiran strategis, sangat berguna untuk memahami positioning produk dan pasar yang Anda bidik.

Selain itu, keterampilan ini juga membantu Anda dan tim saat menangani masalah baru

  • Keterampilan analitis

Seorang manajer produk tentu saja, Anda tidak hanya ditugaskan untuk menemukan ide, tetapi juga bagaimana mengimplementasikannya. Sebelum menetapkan ide yang tepat, perlu pertama-tama harus menganalisis dampak apa yang akan mereka miliki terhadap perusahaan.

Soft Skill Product Manager

Seorang manajer produk pasti akan bertemu banyak orang. Oleh karena itu, diperlukan beberapa keterampilan sosial yang penting.

Namun, ada beberapa soft skill yang penting bagi seorang manajer produk, antara lain:

  • Komunikasi

Komunikasi verbal harus dikuasai dengan baik jika Anda tertarik dengan profesi ini. Dalam proses kerja, seorang manajer produk akan bertemu dan berkomunikasi dengan banyak orang. Anda tidak dapat bertahan lama sebagai manajer produk jika Anda tidak memiliki keterampilan komunikasi.

  • Public Speaking

Berbicara Soft skill berikutnya yang dibutuhkan manajer produk adalah public speaking. Tanpa kemampuan ini, Anda pasti akan kesulitan untuk melakukan presentasi saat mempresentasikan ide atau meluncurkan produk baru.

  • Kepemimpinan

Ada seorang pemimpin di dalam tim, jadi tentu saja Anda harus memiliki keterampilan kepemimpinan juga dibutuhkan. Keterampilan kepemimpinan memudahkan Anda untuk memimpin tim sesuai dengan visi dan misi perusahaan.

Kepemimpinan yang didukung oleh keterampilan manajerial juga membantu Anda untuk memastikan pelaksanaan dikelola dalam hal waktu atau sumber daya.

  • Prioritas

Salah satu tanggung jawab utama seorang manajer produk adalah memprioritaskan sesuatu yang perlu dilakukan tim. Tentu saja, jika kita tidak memiliki dasar keterampilan ini, kerja tim tidak akan efektif karena kita tidak tahu apa yang kita butuhkan.

  • Negosiasi

Keterampilan bernegosiasi adalah suatu keharusan dan kebutuhan bagi setiap manajer produk.

Tugas Product Manager

Berikut adalah beberapa peran atau tanggung jawab Manajer Produk:

  • Perencanaan Produk

Dalam perencanaan produk PM, Anda melakukan berbagai tugas seperti: Dalam prosesnya, PM harus mampu membangun kerjasama yang baik dengan seluruh tim untuk mengambil keputusan yang tepat untuk produk tersebut.

  • Melakukan riset produk

Riset produk yang dilakukan PM dapat berupa pemantauan kondisi pasar dan pengembangan analisis persaingan dengan pesaing. Dengan begitu, produk yang akan dihasilkan nantinya bisa tepat sasaran bagi calon pengguna.

  • Memahami kebutuhan konsumen

Produk yang akan diproduksi harus mampu mengatasi permasalahan penggunanya. Oleh karena itu, seorang PM harus bisa memahami penggunanya.

Salah satu cara untuk melibatkan pengguna adalah dengan melakukan wawancara atau mendapatkan umpan balik tentang produk.

  • Mengembangkan Produk

Pengembangan produk PM harus dapat mengutamakan fitur dan kapabilitas produk. Hal ini dapat berjalan dengan lancar jika ada komunikasi yang baik antar tim.

Misalnya, PM harus bisa menjelaskan kepada tim teknis atau pengembangan fitur-fitur produk yang diinginkan pengguna. Sehingga produk dapat dikembangkan dengan baik.